• Breaking News

    Hanya Karena Tak Diberi Uang Untuk Beli Bensin, Pemuda Ini Tega Menghabisi Ibu Kandungnya

    Tersangka saat di tanyai Kapolres Tapsel seusai Press Release di halaman Mapolres Tapsel. (Foto: Cing Siregar)

    Tapsel, Kejarfakta.com -- MR (18) warga Desa Tanobato, Kecamatan Barumun, Kabupaten Padang Lawas, tega membacok ibu kandungnya HH (40) hingga tewas, Sabtu (29/12/2018) yang lalu.

    Kapolres Tapsel, AKBP Irwa Zaini Adib, S.Ik., dalam Press Releasenya di halaman Mapolres Tapsel, Rabu (30/1/2019) menuturkan kronologi kejadian pembunuhan tersebut, sesuai pengakuan tersangka MR, ia nekad membacok ibunya hanya karena tak diberi uang untuk beli bensin, yang akan dihisap sampai Mabuk.

    Menurutnya, korban yang saat itu sedang menjemur kain didatangi MR yang merupakan anak kandung korban, meminta sejumlah uang untuk membeli bensin, untuk dihisap hingga mabuk. Namun sang ibu tidak memberikan uang yang dimintanya membuat emosi MR tersulut dan langsung mengambil sebilah parang kemudian membacok Kepala, Leher, Bahu korban dan juga jari korban yang membuat korban langsung jatuh tersungkur.

    "Setelah korban jatuh tersungkur, pelaku kemudian menyeret dan melempar korban kedalam parit dipinggir sungai disekitar tempat tinggal korban, dan waktu itu berhasil kita amankan barang bukti 1 bilah Parang, 1 potong celana Boxer warna biru, 1 potong kain sarung, " terang Kapolres

    Kapolres mengatakan, untuk tersangka pembunuhan terancam pidana seumur hidup dan dikenakan Pasal 340 KUHPidana Subs Pasal 338 KUHPidana yakni pembunuhan berencana atau pembunuhan atau kekerasan fisik dalam lingkup rumah tangga yang mengakibatkan matinya seseorang / korban sebagaimana dalam Pasal 44 Ayat (3) UU RI No. 23 Tahun 2004.

    Sementara saat di wawancarai, MR mengaku tidak sadar melakukan itu dan ia  juga mengaku pernah mimpi melihat keadaan almarhum ibunya sangat bahagia, "Saya pernah mimpi melihat ibu, waktu itu saya melihat ibu sangat bahagia, " tutupnya

    Reporter : Cing Siregar
    Editor       : Eko. S

    No comments

    Post Top Ad