• Breaking News

    Dana Pol PP Hilang, Bendahara Harus Bertangung Jawab

    Pendiri LSM FKPK Wahidin 

    Tulang Bawang Barat, Kejarfakta.com -- Pendiri Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Forum Komunikasi Pemberantas Korupsi  (PKPK) Wahidin selaku masarakat Tulang Bawang Barat (Tubaba), Kamis (21/2/2019), terkait dana sebesar Rp355 juta anggaran gaji Sat Pol-PP dan Damkar Tubaba yang diduga digondol maling menegaskan  Bendahara sat Pol-PP Abdul Manaf harus bertanggung jawab.

    “Mengenai hilang nya uang gaji yang digondol maling dilokasi potocopi Pulung Kencana, memang banyak kejanggalan menurut saya, duit hilang bendahara bertanggung jawab secara pribadi,” kata dia.

    Menurutnya, jika diambil dari kronologis kejadian hilangnya uang karena dicuri berdasarkan keterangan pemilik potocopi dan sesuai yang beredar di media masa saat itu, Abdul manaf tidak melakukan kegiatan potocopi malainkan hanya menelpon didepan potocopi tersebut.

    Namun, secara tiba-tiba bendahara tersebut berteriak maling dan saat itu kaca mobil terbuka lalu dan dia naik mobil mengejar maling.

    “Tapi cara mengejarnya pun pelan-pelan sementara malingnya lari arah simpang PU dengan menggunakan sepeda motor,” ucapnya.

    Ditambahkannya, jika pengakuan bendahara itu saat kejadian dirinya tengah memotocopi itu tidak benar, sebab pemilik potocopi tidak mengakui hal itu.
    Lebih lanjut dikatakannya, berdasarkan penjelasan Sujatmiko, yang beredar di media masa bahwasanya dirinya tidak memerintahkan bendahara tersebut untuk melakukan pencairan tersebut.

    “Itu artinya, di luar kedinasan dan hilangnya uang gaji honor Bupati dan Sekdakab akan menalanginya, suatu per tanyaan bagi saya jika benar akan di talangi lalu apa pertanggung jawaban bendahara ter hadap Pemkab  saya cuma takut kejadian ini, akan jadi ladang bagi bendahara yang lain, dengan modus yang sama  yang pasti ini sudah ditangani penegak hokum, kita serahkan ke penegak hokum agar masalah ini dapat dituntaskan ini benar kemalingan apa rekayasa,” Ujarnya.

    Reporter  :  A.Terpilih
    Editor      :  Ahsannuri

    No comments

    Post Top Ad