• Breaking News

    Data Petugas Kebersihan Rancu, Ada Apa Dengan DLH Lambar


    Data Petugas Kebersihan Rancu,  Ada Apa Dengan DLH Lambar

    Lampung Barat, Kejarfakta.com -- Kepala Bidang Kebersihan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Lampung Barat (Lambar) Denti Rosita, terkesan tidak transparan saat di mintai keterangan terkait jumlah personil petugas kebersihan yang ada di dinas tersebut,  untuk 3 tahun terakhir.

    Ditemui di ruang kerjanya Kamis (07/02/2019), saat dipertanyakan ihwal data petugas kebersihan  sesuai dengan fakta, baik nama dan alamat dari setiap petugas, Denti, bersama beberapa orang staf DLH tidak memberikan data secara utuh dan lengkap.

    "Kalau anda mau data real dari petugas kebersihan yang ada terlalu lama anda menunggu, karena kami harus membuka berkas dan arsip, nanti kalau sudah siap saudara kami hubungi," ucap Denti seraya meminta salah satu staf DLH untuk menyiapkan berkas yang di maksud.

    Dikatakan tidak transparan, sebab pihak DLH hanya menyodorkan segelintir nama petugas kebersihan.


    Data Petugas Kebersihan Rancu,  Ada Apa Dengan DLH Lambar

    Menurut Denti, semua data petugas kebersihan ada dalam draf surat lamaran, anehnya, ketika  diminta untuk diperlihatkan data petugas secara lengkap Denti hanya menjelaskan jumlah total petugas kebersihan untuk tahun 2017, 2018 dan 2019 berikut dengan jumlah gaji.

    Selebihnya staf  pihak Dinas hanya menuliskan data beberapa nama petugas, yakni delapan (8) orang petugas supir bentor dan tujuh (7) petugas supir mobil pengangkut sampah.

    "Khusus untuk supir mobil pengangkut sampah di bantu oleh 4 sampai 5 orang pekerja yang diberikan hak (gaji) yang sama dengan supir yakni sebesar Rp.800.000 untuk tahun anggaran 2019," lanjut dia.

    Dalam waktu yang bersamaan, ketika staf Dinas itu menyiapkan data petugas kebersihan, Denti terkesan  membatasi pelayanan staf DLH terhadap wartawan.

    "Jumlahnya sajalah, masa harus diminta satu-satu data petugas semuanya," jawab Denti setelah ditanya salah satu staf terkait data petugas kebersihan.
    Setelah ditanya lebih lanjut soal kelengkapan data petugas kebersihan, sebagaimana dimaksud by name by addres (nama dan alamat), Denti bersikap tidak serius dalam menanggapi.

    "Kalau anda mau sesuai dengan alamat dan lokasi data petugas kebersihan, silahkan anda bawa berkas dari kantor kami dan silahkan anda foto copy," kata Denti setengah bercanda.

    Tidak transparannya pihak DLH, mengenai alamat petugas kebersihan yang ada menimbulkan tanda tanya besar, Ada Apa dengan petugas kebersihan DLHKKP Lambar..??

    Berdasarkan informasi yang berhasil di himpun kejarfakta, patut diduga telah terjadi cacat administrasi atau penyimpangan kebijakan serta manipulasi data petugas kebersihan DLH oleh oknum dinas DLH lambar sejak tahun anggaran 2017 dan 2018, yang mana hal tersebut bertentangan dengan Peraturan Bupati Nomor 56 Tahun 2016 tentang (Kedudukan, Susunan Organisasi, Tugas dan Fungsi serta Tata Kerja Dinas Lingkungan Hidup), pada Bab II Pasal 3 ayat 2 tentang (Perumusan Kebijakan, Pelaksanaan Kebijakan, Pelaksanaan Evaluasi dan Pelaporan, serta Pelaksanaan Administrasi Dinas).

    Ketika di tanya terkait indikasi adanya dugaan penggelembungan (mark up) data petugas kebersihan di tahun 2017 dan 2018, Denti dengan tegas mengatakan tidak ada.

    "Apa? Tidak ada itu penggelembungan, dari mana itu dan kata siapa," sergap Denti ketus.

    Terpisah, Maspajoni anggota komisi III DPRD Lampung Barat (Lambar), Jum'at (08/02/19) mengatakan, seharusnya dinas DLH transparan sehingga rakyat tau anggaran dana dari rakyat kemana.

    "Seharusnya dinas DLH transparan, ada berapa tenaga kerja disana, berapa yang TKSnya, ada berapa tenaga kerja yang sudah diangkat, ya penjelasan harus transparan karena masyarakat berhak tau, karena anggaran itu adalah uang rakyat, sehingga rakyat tau juga dinas DLH menggunakan anggaran untuk apa-apa saja dan kemana saja, begitu semestinya," katanya.

    Reporter   :  Ade Irawan
    Editor       :   Ahsannuri

    No comments

    Post Top Ad