• Breaking News

    Disangka Hilang, Ternyata Mesin Giling Padi Milik Gapoktan Dipinjamkan


    Disangka Hilang, Ternyata Mesin Giling Padi Milik Gapoktan Dipinjamkan

    Kaur, Kejarfakta.com -- Masyarakat Desa Masria Baru, Kecamatan Semidang Gumay, Kabupaten Kaur, baru- baru dihebohkan dengan hilangnya 1 unit pesin penggiling padi Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Marsia Baru, yang merupakan bantuan Dinas Pertanian (Distan) Provinsi Bengkulu pada tahun 2015 silam.

    Pada tahun 2015 silam mesin penggiling padi tersebut diserahkan langsung kepada Ketua Gapoktan Masria Baru , Bahrul Amri, dimana gapoktan ini merupakan gabungan dari lima  Kelompok Tani (Poktan), diantaranya Poktan Harapan Makmur,  Poktan Mawar Indah, Poktan Semidang Jaya, Poktan Usaha Mandiri dan dan Poktan Karya Mandiri,  mesin tersebut berada di Desa Mentiring dan dikatakan hilang.

    Ketua gapoktan Bahrul Amri mengatakan,  mesin tersebut masih ada tidak hilang dan tidak di jual.

    “Cuma sekarang dipinjamkan pada orang lain dengan dasar pertimbangan sebab sejak diterima sampai sekarang tidak beroperasi karena terkendala akses jalan dan dianggap mengganggu lingkungan dan daripada rusak tidak bermanfa'at, atas inisiatif saya sendiri saya pindahkan mesin tersebut kepada warga, yang bernama Puase  di Desa Padang Panjang, dengan perjanjian pinjam tanpa ada embel embel atau keuntungan yang lain murni dipinjamkan,” kata dia.

    Disangka Hilang, Ternyata Mesin Giling Padi Gapoktan Masria Baru Dipinjamkan

    Dia juga mengakui perbuatanya tersebut salah karena,  tidak memusyawarah peminjaman itu dengan satupun anggota gapoktan yang ada.

    “Jika anggota gapoktan Ingin mengambil kembali mesin itu silahkan saja tidak masalah,” ucapnya.

    Ironisnya, penjelasan ketua gapoktan Bahrul Amri, berbeda dengan penyampaian Puase selaku peminjam. Puase mengakui mesin giling tersebut dipinjamnya dari Bahrul Amri, dan saat inipun mesin itu ada di rumahnya.

    Namun, dirinya meminjam mesin tersebut memiliki perjanjian yaitu berbagi hasil penggilingan dan hal itu tertuang dalam surat perjanjian keduanya.

    “Kami ada perjanjian secara tertulus tentang isi perjanjian itu silahkan Tanya sama Bahrul Amri,” ucap Puase.

    Reporter  :  Muhtadin
    Editor      :  Ahsannuri

    No comments

    Post Top Ad