• Breaking News

    Kawanan Gajah Masih Berkeliaran di Perkebunan Warga


    Lambar, Kejarfakta.com -- Masyarakat  di Pekon (Desa) Roworejo, Kecamatan Suoh Kabupaten Lampung Barat (Lambar) resah. Sudah beberapa minggu belakangan ini kawanan gajah liar memasuki perkampungan mereka. Tak hanya kebun sawahpun Ikut rusak terinjak-injak oleh kawanan gajah ini.


    Informasi yang diterima kejarfakta.com, dari tim pemantau Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Lambar, yang dikirim ke lokasi, pada Kamis (14/2/2019), ribuan penduduk dari 3 pekon yakni, Pekon Roworejo, Pekon Banding Agung dan Pekon Sido Rejo turun ke lokasi untuk menghalau kawanan Gajah dan berjaga agar kawanan Gajah tidak sampai masuk perkampungan dan merusak perumahan.

    Untuk menghalau, masyarakat membuat api unggun di beberapa titik dan membuat suara ledakan dari bahan karbit.

    Adapun tim pemantau yang di kirim atas perintah Kasat Pol PP Lambar, M. Henry Faisal, yakni; Misranto, Lekat Apriadi, Toni Hartono, Beni Murdani.


    Setelah semalaman penuh, tim bersama dengan warga melakukan penjagaan, pada Jumat (15/2/2019) pagi, tim bergerak mulai menelusuri dan memeriksa bekas perlintasan kawanan gajah di sekitar perkebunan dan sawah warga Pekon Roworejo Kecamatan Suoh.

    “Kami menemukan beberapa bidang sawah yang dirusak kawanan, tanaman seperti padi yang masih hijau menjadi makanan kawanan gajah, selain padi kami menemukan beberapa pohon kelapa yang tumbang dan pohon pisang yang sudah hancur,” ujar Kasi Opsdal Satpol PP Lambar, Misranto.

    Misranto mengatakan, tim dan warga berada di jarak kurang lebih 50 meter dari kawanan gajah, dan terus memantau aktivitas pergerakan kawanan gajah, serta menjaga dan mengantisipasi agar kawanan hewan besar itu tidak mendekati pemukiman warga Pekon Roworejo Kecamatan Suoh.

    Warga merasa cemas dan khawatir dengan kawanan gajah tersebut, dikhawatirkan masuk ke pemukiman. Mereka tidak bisa melakukan aktivitas seperti biasanya, karena harus berjaga serta mamantau pergerakan gajah.

    “Ibu-ibu dan anak anak pun tidak bisa tidur ataupun melakukan aktivitas seperti biasanya, karena cemas khawatir sementara Bapak bapak siaga di sekitar kawanan gajah,” kata Dia.

    Warga sangat berharap agar kawanan gajah segera meninggalkan perkebunan warga dan menjauh dari pemukiman.

    Hingga berita ini diterbitkan kawanan gajah masih belum pergi dan berada di perkebunan warga. (red)

    No comments

    Post Top Ad