• Breaking News

    Nilai Anggaran Tidak Sama, 17 Media Online Datangi Kantor DPMD Kaur

    Nilai Anggaran Tidak Sama, 17 Media Online Datangi Kantor PMD Kaur

    Kaur, Kejarfakta.com -- Kantor Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Kabupaten Kaur di datangi 17 orang dari media online yang ada di Kaur, Senin (26/2/2019).

    Kedatangan para wartawan media online ini, karena merasakan ketidak adilan dan tidak transparannya Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa(DPMD) Kaur, terhadap media online khususnya tentang dana publikasi yang telah mulai dianggarkan melalui Anggaran Dana Desa (ADD) maupun Dana Desa (DD) sejak tahun 2018.

    Pasalnya,  dengan ada nya kebijakan tentang anggaran dana publikasi yang ditetapkan oleh DPMD Kaur, 
    Hal ini di sampaikan Sulaiman yang akrab di panggil Sulek dari  Media Online Klik Warta.com.

    “Kebijakan yang diambil oleh DPMD Kaur, tentang aggaran untuk Publikasi yang sudah berjalan dari 2018 menjadi polemik ini di sebabkan karena ketidak adilan dan juga tidak tidak transparan DPMD, tentang besaran dana dan juga pembagian nya kepada media khusus nya media online,” kata Sulaiman.

    Sehingga hari ini kami dari media online  mendatangi kantor DPMD  untuk mempertanyakan kepada Kepala Dinas PMD Asmawi, mengapa pembagian Dana Publikasi antara media onlie dengan Media cetak sangat timpang, sedang kan kalau berdasar kan Jumlah media Online lebih banyak dari media cetak. Lalu dasar pertimbangan dan alasan apa,” ungkap  Sulek. 

    Menanggapi permasalahan tersebut, Kepala Dinas PMD kaur, Asmawi, mengatakan DPMD mengambil keputusan sedemikian itu ada alasan dan dasar pertimbangannya.

    “Salah satunya selama ini kami menganggap Media Online ini beritanya tanpa fisik, cuma bisa di baca saja di Hp tanpa ada pisiknya, sementara kalau media cetak ada pisiknya yaitu berbentuk Koran, jadi bisa di SPJkan, makanya dananya untuk media cetak jauh lebih besar dari media Online, tapi seteleh kedatangan dan penjelasan dari rekan-rekan media online saya jadi tahu sekarang, ini merupakan masukan bagi saya yang selama ini tidak tahu, penjelasan ini akan saya sampai kan juga pada Tim Ahli (TA) dan  secepatnya akan saya sampaikan kepada Bupati atau sekda sebelum ditanda tangani Perbupnya, sehingga bisa dibagi secara adil antara cetak dan online,” ujar Asnawi

    Reporter    :   Muhtadin
    Editor        :   Ahsannuri

    No comments

    Post Top Ad