• Breaking News

    Pemkab Kaur Dorong ASN Bayar Zakat


    Pemkab Kaur Dorong ASN Bayar Zakat

    Kaur, Kejarfakta.com -- Pemkab Kaur melalui bagian Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kabupaten Kaur (KESRA),  bersama Badan Amil Zakat Nasional Kabupaten Kaur (BAZNAS),  melaksanakan Rapat Koordinasi  (Rakor), tentang pembiayaan pengurus masjid,  guru ngaji dan pengurus Laku dalam Alokasi Dana Desa dan rapat optimalisasi Zakat,  Infaq dan Shodaqah, Kamis (21/2/2019).
    Hadir dalam kegiatan tersebut,  Asisten I Zailan Kabag Kesra,Robi Antomi, ketua Baznas Kabupaten Kaur Wahyu Datsi serta jajarannya dan para camat se-Kabupaten Kaur.

    Kabag Kesra,  Robi Antomi, menyampaikan, Rakor dilaksanakan sebagai tindak lanjut terhadap peraturan tentang pengelolaan keuangan desa khususnya terkait Alokasi Dana Desa (ADD).

    Dia menambahkan, perlu menetapkan Pedoman Pengangkatan Guru Ngaji dan Pengurus Masjid Kabupaten Kaur, serta perbup nomor 166 tahun 2018, tentang pedoman pengelolaan zakat, pengumpulan dan pendistribusian Zakat, Infaq  dan Sadoqah (ZIS) di Kabupaten Kaur.

    “Di harapkan dengan dikumpulkannya para camat, agar menyampaikan hasil rapat ini ke kepala desa, guru ngaji dan pengurus masjid,” katanya.
    Dalam kesempatan yang sama Asisten Zailan, mengatakan, honor pengurus masjid dan guru ngaji akan ditanggung oleh ADD. 

    “Namun apabila di satu desa ada lebih dari satu masjid dan lebih dari dua guru ngaji, maka bagian Kesra akan membantu pembayaran honor pegawai masjid dan guru ngaji,” kata Zailan.

    Di tambahkannya, untuk Kabupaten Kaur 2019 ini mulai di berlakukan pemotongan gaji sebesar 2,5 persen per ASN yang berpenghasilan mencapai angka RP. 3.600.000/bulan keatas.

    Dihimbau kepada para Camat untuk mensosialisasikan hal ini ke Staf ASN di kecamatan Dan gaji bulan Maret ini akan dipotong 2 bulan yakni,  Februari dan Maret.Jangan sampai nanti ada ASN yang mengeluh dengan kebijakan ini,  harus ikhlas karena ini amanat undang-undang & perintah dalam agama Islam.

    Terkait Dana Desa,  disampaikan juga dengan kepala desa agar membuka rekening untuk gaji pengurus masjid & guru ngaji,  agar terhindar dari pemotongan yang tidak dapat di pertanggung jawabkan.

    Reportr  :  Muhtadin
    Editor    :   Ahsannuri

    No comments

    Post Top Ad