• Breaking News

    Tuntut Copot Sekda, Mahasiswa Gelar Unjuk Rasa di Depan Kantor Walikota Batam

    Tuntut Copot Sekda,  Mahasiswa  Gelar Unjuk Rasa di Depan Kantor Pemkot Batam

    Batam, Kejarfakta.com -- Sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam aliansi mahasiswa sekota Batam mendatangi Kantor Walikota Batam dan melakukan unjuk rasa, senin (04/02/2019)

    Tuntutan utama mereka adalah meminta agar Sekretaris Daerah (sekda) Kota Batam di copot dari jabatannya.


    Tuntut Copot Sekda,  Mahasiswa  Gelar Unjuk Rasa di Depan Kantor Pemkot Batam

    Aksi mahasiswa ini adalah buntut dari dikeluarkannya surat edaran permohonan bantuan Rp.50 ribu dari setiap pegawai negeri sipil di Kota Batam, untuk membantu pembayaran denda terpidana kasus korupsi mantan kasubag bantuan sosial bagian Kesra Sekda Kota Batam, Abdul Samad, yang telah di vonis pidana 4 tahun penjara, dan denda sebesar 626 juta rupiah, dan pabila terdakwa tidak bisa membayar denda, maka hukuman menjadi 5 tahun 6 bulan penjara.

    Surat edaran permohonan bantuan dana kontroversi yang dimaksud dikeluarkan pada tanggal 26 Desember 2018, namun pada tanggal 15 januari 2019 yang lalu dikeluarkan surat pembatalan atas surat edaran yang dimaksud karena menimbulkan pro dan kontra di sejumlah kalangan.


    Tutut Copot Sekda,  Mahasiswa  Gelar Unjuk Rasa di Depan Kantor Pemkot Batam

    "Kami meminta bapak walikota untuk mengambil kebijakan untuk mencopot sekda kota Batam". Tegas salah seorang tokoh mahasiswa dalam orasinya.
    Aksi mahasiswa inipun ditanggapi langsung oleh walikota, yang juga didampingi oleh wakil walikota Batam.

    "saya sudah sampaikan tadi, inspektorat sudah hadir, saya akan tunggu petunjuk beliau." tutup M.Rudi, wali kota Batam.

    Para mahasiswa pun menerima, selanjutnya membubarkan diri dengan tertib, yang sebelumya bersalaman dengan walikota Batam.

    Reporter    :    Yenta
    Editor        :    Ahsannuri

    No comments

    Post Top Ad