• Breaking News

    Warga Desa Teba Jawa Belum Merasakan Manfaat Program Pamsimas 2018

    Kepala Dinas PU Perkim Pesawaran, Firman Rusli

    Pesawaran, Kejarfakta.com -- Sampai saat ini Warga Desa Teba Jawa, Kecamatan Kedondong, Kabupaten Pesawaran, belum juga merasakan manfaat dari Program pembangunan Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (Pamsimas) tahun 2018. Padahal program itu sangat di perlukan oleh warga Desa Teba Jawa.

    Pamsimas sendiri merupakan program APBD Pemerintah Daerah Kabupaten Pesawaran, dan dari APBDes desa Teba Jawa tahun 2018, yang di dikerjakan secara swakelola oleh ketua KKM desa teba Jawa Hilal.

    Proyek ini di kerjakan selama tiga bulan, dan saat ini Pembangunan Pamsimas tersebut sudah Selesai, tapi kenyataannya Pamsimas tersebut belum dapat mengalir dan dirasakan manfaat nya pada warga setempat.

    Sementara Kepala Dinas PU Perkim Pesawaran, Firman Rusli, saat ditemui mengatakan, untuk permasalahan program Pamsimas tahun 2018 yang ada di Desa Teba Jawa, Kecamatan Kedondong Kabupaten Pesawaran.

    “Saya selaku kepala Dinas langsung mengambil sikap dan memanggil Ketua KKM Desa tersebut, untuk mempertanggung jawabkan Pekerjaan Pamsimas yang saat ini belum dapar dirasakan manfaatnya pada warga Desa Teba Jawa,” ujarnya.


    Firman Rusli mengungkapkan, permasalahan program Pamsimas tahun 2018 yang sampai saat ini belum mengalir, saya pun meminta Kepada Ketua KKM juga Kepala Desa Teba Jawa, untuk mencari solusi agar Pamsimas tersebut dapat segera mengalir kesetiap warga Desa Teba Jawa.  

    “Saya beri limit waktu satu bulan harus segera bisa dirasakan manfaatnya. Dan jelas itu semua tanggungjawab dari ketua KKM yang mengelolanya,” ucap Firman, dituang kerjanya, Senin (18/2/2019).

    Sementara program Pamsimas di Desa Teba Jawa, sebelumnya sudah direncanakan oleh tim teknisnya, dimana harus di bangun. Tetapi dari Ketua KKM Teba Jawa telah memindahkan nya, sehingga belum mengalir kesetiap warga desa setempat.

    “Namanya juga air bersih, pasti sangat diperlukan oleh warga. Sebab air sudah menjadi kebutuhan pokok manusia yang tidak bisa digantikan,” jelasnya.

    Reporter : Deva/ Yoga
    Editor      : Eko. S

    No comments

    Post Top Ad