• Breaking News

    Akibat Banjir Bendungan Padang Terang Hancur, 50 Hektar Sawah Terancam Gagal Panen


    Pesawaran, Kejarfakta.com -- Dampak air yang begitu besar dari aliran Sungai Way Padang Ratu beberapa bulan yang lalu, bendungan Padang Terang yang berada di dusun Pagar Banyu Desa Padang Ratu Kecamatan Gedong Tataan Pesawaran hancur. Akibatnya kurang lebih 50 hektar sawah warga terancam kekeringan dan gagal panen.

    Hal itu di katakan Nasrin (51) salah seorang tokoh masyarakat Padang Ratu kepada sejumlah awak media, Senin (4/03/2019).

    Menurutnya rusaknya bendungan Pagar Banyu Padang Terang Desa Padang Ratu, akibat banjir yang melanda beberapa bulan yang lalu.

    "Bendungan Pagar Banyu kondisinya sangat parah mas, akibat di terjang banjir beberapa waktu lalu, sehingga bendungan tersebut tidak dapat di pungsikan lagi,meski demikian kami dan masyarakat secara bergotong Royong memperbaiki nya meski dengan tanah dan pasir untuk meningikan tangul bendungan tersebut," ujar Nasrin.

    Ia juga berharap agar pemerintah kabupaten Pesawaran melaui dinas instansi terkait dapat memperbaiki bendungan yang ada di desa padang Ratu tersebut karena akan berdampak kepada para petani yang ada di desa Padang Ratu.

    "Saya berharap kepada pihak pemda dan dinas terkait untuk segera mempernaiki bendungan yang ada di Dusun Pagar Banyu ini, karena kondisi bendungan tersebut sudah tidak dapat di fungsikan lagi, padahal kami sudah beberapa kali mengusulkan kepada pihak dan dinas terkait agar bendungan tersebut dapat di perbaiki,agar dapat bermanfaat untuk masyarakat yang mengantungkan hidup nya di bidang Pertanian," ungkap Nasrin.

    Hal senda juga di sampaikan oleh salah seorang anggota kelompok tani Desa Padang Ratu. Menurutnya bahwa dirinya dan masyarakat yang ada di desa padang Ratu sangat mengharapkan agar dinas terkait dapat memperbaiki bendungan padang Terang yang ada di dusun Pagar Banyu, pasalnya sejumlah petani yang ada di desa itu sangat bergantung pada bendungan tersebut untuk mengaliri lahan persawahan mereka.

    "Jujur mas kalau pemda dan dinas terkait tidak segera memperbaiki bendungan itu, kami khawatir lahan pertanian kami akan kekeringan dan pada akhirnya hasil panen kami pun tidak maksimal sehingga kami masyarakat petani akan mengalami kerugian akibat rusak nya bendungan tersebut," ujarnya. (Yoga/red)

    No comments

    Post Top Ad