• Breaking News

    Bakhtiar Basri : Musrenbang Adalah E-Planning dan E-Budgeting yang Sangat Penting Untuk Musrenbang Provinsi


    Bakhtiar Basri : Musrenbang Adalah E-planning dan E-budgeting yang Sangat Penting Untuk Musrenbang Provinsi

    Lampung Barat, Kejarfakta.com -- Kegiatan musrenbang RKPD tahun 2020 Kabupaten Lampung Barat (Lambar), dengan tema peningkatan kualitas sumber daya manusia dan pembangunan perekonomian guna mengurangi kemiskinan dan ketertinggalan Selasa (12/03/19), di Kebun Raya Liwa (KRL) Pekon Kubu Perahu Kecamatan Balik Bukit.

    Turut hadir dalam kegiatan itu Wakil Gubernur Lampung Bachtiar Basri, Bupati Lambar Parosil Mabsus, Wakil Bupati Lambar Mad Hasnurin, Kapolres Lambar AKBP. Doni Wahyudi, Dandim 0422 Lambar Letkol Adri Nur Cahyo, Kejari Lambar Mansyur, Sekda Lambar Akmal Abd Nasir, Ketua TP.PKK Lambar Partinia Parosil Mabsus, Ketua DPRD Lambar Edi Novial, Anggota DPRD Lambar, Para Asisten Pemkab Lambar, Para Kepala OPD Lambar, Kapolsek Balik Bukit AKP. Abdurrahman, Camat  se -Lambar, Peratin se - Lambar, PKH  se - Lambar dan  Ibu - ibu PKK K Balik Bukit

    “Tahun ini adalah tahun kedua saya memimpin kegiatan musrenbang ini bersama Wakil bupati, pada kesempatan ini atas nama daerah Lambar menyampikan harapan yang sangat tinggi, pada kegiatan musrenbang ini, saya berharap dari urusan kecamatan maanfatkanlah kegiatan musrenbang ini dapat memunculkan inovasi dan kreasi baru untuk dapat mewujudkan Lambar hebat,” jelas Parosil.

    Bakhtiar Basri : Musrenbang Adalah E-planning dan E-budgeting yang Sangat Penting Untuk Musrenbang Provinsi

    Mennurut Parosil, Lambar masih dianggap kabupaten tertinggal dan 19 pekon untuk pekon tetinggal pihaknya memiliki keyakinan agar 19 pekon tersebut, dapat berkembang dalam mengalokasikan anggaran Dana Desa (ADD) secara cermat.

    “Kami mempunyai program unggulan yaitu semua bisa sekolah, kami berikan bantuan seragam 3 stel, beasisiwa bagi siswa siswi di bidang kesehatan,” kata dia.

    Dikatakannya, Saat ini pihaknya memiliki program penanaman pohon melalui pengasihan dan pengadaan bibit buah seperti, durian ke pekon-pekon sebab Lambar merupakan daerah rawan bencana, pihaknya telah melakukan kabupaten tangguh bencana.

    “Namun, di sisi ini kami kurang peralatan seperti alat - alat berat, kami mengucapkan terima kasih kepada Wakil Gubernur Lampung beserta rombongan yang telah hadir di kegiatan musrenbang ini, Sebentar lagi kita mengahadapi Pemilu 2019 saya berharap pemilu ini di Lambar dalam keadaan aman dan kondusif dan TNI - Polri di Kab.Lambar ini dapat bersinegri menciptakan suasana damai, saya tidak ada untuk medorong masyarakat kab. Lambar untuk memilih siapa2 dalam pemilihan pemilu, silakan tentukan pilihan yang kira2 dapat membangun negara kita ini, perbedaan itu adalah hal yang biasa namanya negara kita negara demokrasi, tapi secara pribadi saya memilih No. 01 Jokowi - Ma'aruf amin,” ujarnya.

    Bakhtiar Basri : Musrenbang Adalah E-planning dan E-budgeting yang Sangat Penting Untuk Musrenbang Provinsi

    Secara terpisah Wakil Gubernur Lampung Bachtiar Basri, mengatakan dirinya yang saat ini sebagai Wakil Gubernur  yang pernah berdinas di Lambar sejak era 1991 hingga 1998 dan sebagai kepala daerah, harus selalu membuat sensasi tentang daerah dan harus mampu membawa Lampung Barat keluar dari kemiskinan di tahun 2020 mendatang.

    “Dikarenakan pada jaman dulu bantuan untuk lampung Barat ini, tersalurkan karna adanya kemiskinan sehingga sampai dengan saat ini dimasuk2kan manjadi daerah miskin, tentang adanya perencanaan pembangunan seperti pembangunan Islamic Center dibangun namun,  menjadi rumah Hantu, alhamdulilah dilampung Barat tidak terjadi dikarenakan harapan saya pembangunan Islamic center tersebut dibangun di tengah kota,” ujar Bakhtiar.

    Dia berharap musrenbang adalah Iplening dan emajeting yang sangat penting untuk musrenbang kabupaten dan Provinsi, pengembangan kedepan, jangan sampai mengulangi masa lalu jangan sampai usulan banyak namun tidak ada satupun yang masuk kekabupaten atupun ke pekon.

    “Saya berharap jangan sampai E-plenning dan E-mageting tidak berjalan dengan baik, kusus untuk APIP tuk Lambar harusnya sudah Level 3, seperti  Tubaba, saat ini Lambar Baru mencapai level.2 dan saya berharap wakil bupati berbuat dan bekerja untuk menyelenggarakan pemerintahan,” ungkapnya. (Red/Kejarfakta.com)

    No comments

    Post Top Ad