• Breaking News

    Bangunan Sekolah SDN 4 Negeri Katon Sangat Memprihatikan Butuh Perhatian Pemerintah


    Pesawaran, Kejarfakta.com -- Di Kabupaten Pesawaran, Provinsi Lampung, masih ada bangunan sekolah  yang tidak layak untuk kegiatan belajar mengajar.

    SDN 4 Negeri Katon Kabupaten Pesawaran, adalah salah satu sekolah yang sarana atau bangunan ruang kelasnya masih sangat tidak layak untuk tempat menimba ilmu. Hal tersebut terlihat saat awak media mengunjungi SDN 4 yang terletak di Kecamatan Negeri Katon.

    Sampainya di lokasi SDN 4 Negeri Katon Kabupaten Pesawaran, terlihat pemandangan yang tidak lazim, selain ada beberapa bangunan fisik yang sudah tidak standar lagi, juga terlihat di salah satu ruang kelas, disana ternyata ada pengabungan dua kelas di jadikan satu kelas dalam kegiatan belajar mengajar. Dan itu pun dengan di sekat dinding plywood ala kadarnya.

    Dan lebih mirisnya lagi murid kelas tiga SDN 4 Negeri Katon, untuk kegiatan belajar mengajarnya di sebuah bangunan atau lokal yang sudah tidak layak /lazim. Dan bangunan itu bekas perumahan guru. Terlihat atap dari bangunan tersebut sudah sangat tua dengan plafon yang bolong-bolong di khawatirkan apabila ada hujan yang di sertai angin kemungkinan akan ambruk.

    Saat awak media konfirmasi dengan Kepala Sekolah SDN 4 Negeri Katon, Emi Kurniawati mengatakan, memang benar bahwa ada beberapa bangunan ruang kelas yang sudah tidak layak lagi.

    “Memang benar mas SDN 4 ini keadaannya seperti yang kita lihat, sangat tidak layak untuk kegiatan belajar mengajar. Saya selaku kepala sekolah SDN 4 juga khawatir kalau ada hujan di sertai angin takut ambruk dan kekhawatiran saya terhadap anak didik kami cukup beralasan mas,” ujarnya.


    Menurutnya, keadaan di SDN 4 Negeri Katon masih serba Kekurangan. “Kita lihat sendiri bahkan ada kelas satu di gabungkan dengan kelas dua di satu ruangan kelas. Itu terpaksa kami lakukan karena SDN 4 memang kekurangan ruang kelas, terus ruang kelas yang ada pun sudah sangat memprihatinkan  dan membahayakan untuk kegiatan belajar mengajar. Saya selaku yang bertanggung jawab untuk kegiatan belajar mengajar di SDN 4, juga merasa iba melihatnya, bagaimana mungkin anak didik kami bisa menyerap ilmu secara maksimal yang di berikan dari para guru pengajar kalau keadaan nya seperti itu, tetapi harus bagai mana lagi ,” ungkap Emi.

    Ketika ditanya terkait bantuan dari Dinas Pendidikan atau pun pihak terkait, Emi menuturkan, selama dirinya menjabat Kepala Sekolah SDN 4, belum ada bantuan dari Dinas Pendidikan Kabupaten atau pun bantuan dari pusat.

    “Jumlah lokal atau bangunannya pun cuma berjumlah empat lokal dengan jumlah murid 85 siswa, kelas satu sampai kelas enam. Dan kebetulan saya sendiri lahir di Negeri Katon. Jadi wajib dan harus  terus memperjuangkan agar sarana dan prasarana pendidikan khususnya Kecamatan Negri Katon bisa sama dengan sekolahan yang ada di kecamatan lain yang ada di Kabupaten Pesawaran,” ucapnya.

    Emi menjelaskan, bahwa dirinya menjabat Kepala Sekolah SDN 4 Negeri Katon masih belum lama, mulai tanggal 16 November 2018. (Yoga/red)

    No comments

    Post Top Ad