• Breaking News

    Dalam Rangka Kesiapan Pemilu 2019, Polres Tanggamus Laksanakan Apel Gelar Pasukan Ops Mantap Brata


    Pringsewu, Kejarfakta.com -- Dalam rangka kesiapan pengamanan Pemilu 2019, Polres Tanggamus melaksanakan Apel Gelar Pasukan Ops Mantap Brata 2018 di lapangan Yadika Kecamatan Pagaleran Kabupaten Pringsewu, Jumat (22/3/2019).

    Apel gelar pasukan diikuti sekitar 1500 personil gabungan, dipimpin Kapolres Tanggamus AKBP Hesmu Baroto, S.IK., MM., didampingi oleh Dandim 0424/TGM Letkol Arh. Anang Hasto Utomo.

    Bertemakan Tingkatkan Sinergitas TNI-Polri dengan Komponen Bangsa Lainnya Guna Mewujudkan Kamdagri (Kemanan Dalam Negeri) Yang Kondusif di hadiri Forkopimda Kabupaten Tanggamus dan Pringsewu, Penyelenggara Pemilu serta instansi terkait lainnya.

    Kemudian Pasukan Upacara selain gabungan TNI-Polri, tampak berjajar rapi perwakilan Kepala Pekon, Dinas Perhubungan, Pol PP dan Organisasi Kepemudaan Kabupaten Tanggamus dan Pringsewu.

    Kapolres AKBP Hesmu Baroto dalama amanatnya mengatakan, bahwa Pemilu serentak tahun 2019 merupakan pesta demokrasi indonesia yang akan menjadi tonggak sejarah, karena dilaksanakan secara serentak yakni lima pemilihan dalam waktu yang bersamaan.


    Dan sukses atau tidaknya perhelatan demokrasi, sangat tergantung kepada semua pihak yang terlibat secara langsung maupun tidak langsung untuk memilih calon anggota legeslatif (Caleg) yang akan memperjuangkan aspirasi masyarakat guna mewujudkan cita-cita nasional rakyat Indonesia.

    “Tidak hanya anggota partai politik dan masyarakat yang dituntut untuk taat dan patuh pada berbagai ketentuan yang ada, akan tetapi pihak penyelenggara Pemilu baik itu KPU, Bawaslu dan DKKP wajib hukumnya menunjukkan kinerja yang obyektif dan transparan,” kata AKBP Hesmu Baroto membacakan sambutan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam) Republik Indonesia Wiranto.

    Lanjutnya, dalam Pemilu 2019 tersebut masih akan terdapat ancaman, gangguan, hambatan yang memungkinkan menghambat kelancaran penyelenggaraannya. Dengan itu pihaknya mengajak seluruh stakeholder agar segera mengenali, menemukan dan menetralisir serta mengatasi hambatan-hambatan yang ada.

    "TNI-Polri selaku institusi yang bertanggungjawab langsung terhadap pengamanan jalannya Pemilu 2019. Apabila menemukan gangguan dan hambatan segera mengambil tindakan tegas sesuai prosedur yang berlaku terutama berita-berita hoax," tegasnya.

    Usai kegiatan Kapolres AKBP Hesmu Baroto mengatakan, apel gelar pasukan dihadiri seluruh potensi masyarakat (Potmas) yang ada, TNI-Polri yang terlibat pengamanan TPS dilaksanakan guna menyatukan persepsi mengahadapi pesta demokrasi.

    "Melalui apel gelaran pasukan, agar dapat dilaksanakan dengan baik. Yang didukung TNI-Polri serta komponen masyarakat yang ada, sehingga pemilu berjalan aman damai dan sejuk," kata AKBP Hesmu Baroto.


    Kapolres menegaskan kondisi keamanan di Kabupaten Tanggamus dan Pringsewu jelang pencoblosan berlangsung kondusif.

    "Alhamdulillah wilayah Kabupaten Tanggamus dan Pringsewu kondusif, kami juga terus meningkatkan koordinasi bersama stakholder yang ada untuk sama mempertahankan hal tersebut," ucapnya.

    Kapolres juga mengajak seluruh masyarakat di wilayah hukum Polres Tanggamus untuk membantu terciptanya keamanan menjelang hingga berakhirnya Pemilu 2019.

    "Mari bersama-sama melaksanakan Pemilu 2019 yang aman dan sejuk," himbaunya.

    Kesempatan itu juga Kapolres berharap peran media membantu menciptakan kondusifitas.

    "Harapan kami kepada awak media dapat mengemban amanah dengan baik dengan mengcounter berita negatif serta membuat suasana Kabupaten Tanggamus dan Pringsewu semakin kondusif," pungkasnya.

    Ditempat sama, Dandim 0424/TGM menerangkan bahwa dalam pelaksanaan apel gelar pasukan 150 anggota TNI terlibat. "Untuk gelar Pasukan ini 150 anggota TNI terlibat, namun dalam pengamanan TPS nantinya lebih dari itu," terangnya.

    Dandim menegaskan, terkait keadaan Kamtibmas menghadapi Pemilu 2019 hingga saat ini masih normal baik di Kabupaten Tanggamus dan Pringsewu masih normal namun menurutnya apabila ada perkembangan eskalasi akan diinformasikan.

    "Situasi Kabupaten Tanggamus dan Pringsewu dalam kondisi normal dan aman," pungkasnya. (*/Rzl)

    No comments

    Post Top Ad