• Breaking News

    Kapolsek Kelam Permai Himbau Masyarakat Harap Tenang, Terkait Terjadinya Gempa Bumi


    Kelam Permai, Kejarfakta.com -- Berdasarkan informasi dari masyarakat Kelam Permai, Kabupaten Sintang, provinsi Kalimantan Barat (Kalbar), di daerah tersebut guncangan gempa bumi dirasakan oleh beberapa orang.

    Hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempabumi tersebut. Hasil pemodelan menunjukan bahwa gempa bumi ini tidak berpotensi tsunami.

    Kapolsek Kelam, Iptu Hariyanto dihubungi kejarfakta.com via WhatsApp nya, mengatakan, anggotanya yang melakukan PAM UNBK di SMK Negeri 1 Kelam Permai memang mendengar cerita dari guru dan siswa yang mengatakan bahwa adanya getaran, tapi tidak lama.

    “Asal getaran juga mereka tidak tahu. Namun getaran dirasakan tidak merata. Di Polsek Kelam saja tidak terasa, kebetulan kan ada anggota yang piket di Polsek,” ucapnya.


    Hariyanto menghimbau masyarakat agar tetap waspada, dan tentunya para ahli yang membidangi terkait kondisi alam dan cuaca (BMKG) lebih paham dengan kondisi tersebut. “Jika instansi yang berwenang telah menyatakan tidak perlu khawatir, maka kita harus percaya itu,” tegasnya.

    “Jangan mengasumsikan atau berlogika yang berlebihan, yang pasti ada pihak yang lebih paham terkait kondisi SPT itu (BMKG),” kata dia lagi.

    Terkait dengan peristiwa gempa bumi yang baru saja terjadi, hasil monitoring BMKG belum menunjukan adanya aktivitas gempa bumi susulan (aftershock). Masyarakat agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.

    Kapolsek menghimbau kepada warga masyarakat yang tidak tahu secara persis kejadian tersebut, jangan memberikan informasi yang berlebihan seperti yang tersebar via WhatsApp. Karena sampai saat ini situasi di Kecamatan Kelam Permai masih aman dan kondusif dan aktifitas warga masih berjalan normal.

    "Tolong jangan sebarkan imformasi yang tidak jelas, bagaimanapun juga pihak BMKG sudah cukup jelas mengambarkan situasi yang terjadi, yang terpenting sekarang kita semua tetap waspada dan selalu berdoa, semoga kejadian seperti ini tidak terulang kembali," ujarnya. (Alex/red)

    No comments

    Post Top Ad