• Breaking News

    LSM FKPK Minta Kadis PPKB Tubaba Diberi Pelajaran Tentang Aturan Pemecatan


    Ilustrasi Kadis Arogan

    Tulang Bawang Barat, Kejarfakta.com -- Lembaga Swadaya Masyarakat Forum Komunikasi Pemberantas Korupsi, sayangkan kinerja Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (PPKB), Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba) yang berani memecat petugas penjaga malam yang telah memiliki SK bupati,  tanpa alasan yang jelas.

    Hal tersebut dijelaskan pendiri LSM FKPK Wahidin kepada Kejarfakta.com Jum’at  (22/3/19). Menurutnya, dengan prilaku pemecatan tanpa alasan dang langsung menggantikan dengan petugas baru, merupakan prilaku yang terkesan arogan. Sebab memeberikan sangsi dan pemecatan terhadap bawahan itu memiliki aturan dan prosedur.

    “Setidaknya sebelum melakukan pemecatan pimpinan itu terlebih dahulu memberikan surat peringatan, dan pemecatan tersebut dilakukan jika orang tersebut telah melakukan kesalahan yang cukup fatal” kata Wahidin.

    Ditambahkan Wahidin, sikap Kepala Dinas PPKB Tubaba yang telah melakukan pemecatan terhadap seorang petugas penjaga malam yang telah mengabdi lebihkuran 10 tahun dan telah memiliki SK Bupati Tubaba itu, merupakan sikap yang kurang terpuji bagi seorang Kepala Dinas.

    “Tidak pantas seorang Kepala Dinas, melakukan pemecatan dengan Emosi dan itu seketika tanpa alasan jelas bahkan saat itu juga langsung mencarikan penggati yaitu petugas yang baru,” ujarnya.

    Masih kata Wahidin pemecatan boleh saja dilakukan, jika si penjaga malam tersebut  memang telah berulang kali melakukan kesalkahan yang fatal dalam menjalankan tugas dan telah kerap kali di peringatkan. 

    “Artinya kesalahan patal dan melakukan pemecatan  juga mlalui surat yang diketahui di sampaikan ke BKD, SEKDA dan BUPATI,  atau penjaga malam sengaja mengundur kan diri,” jelas Wahidin.

    Jika pemberhentian sepihak lantaran emosi itu dapat dikatakan bertindak semaunya apa lagi telah mengangkat pegawai baru. Ironisnya lagi petugas penjaga malam yang telah dipecat itu sejak Januari lalu belum menerima gaji.

    Oleh sebab itu Pihak FKPK meminta Bupati Tubaba,DPRD dan Sekda, untuk bertanggung jawab dan dapat ber tindak tegas serta memberi teguran seperti apa aturan kedinasan karna, korban jaga malam yang di pecat tersebut masih mengharapkan pekerjaan.

    Saya minta kepada Pihak Pemkab dalam hal ini Bupati DPRD dan Sekda Jangan di Pertahankan Kepala Dinas Arogan dan bertindak semau gue dan beri sangsi agar Kepala Dina situ mengerti aturan pemecatan,”  ungkap Wahidin.

    Reporter   :  A.Terpilih
    Editor       :  Ahsannuri

    No comments

    Post Top Ad