• Breaking News

    TMMD Ke-104 Kodim 0427 Way Kanan, Mampu Tumbuhkan Semangat Gotong-Royong Bagi Masyarakat

    Pembangunan Rabat Beton di Desa Simpang Tiga Yang Merupakan Rangkaian Kegitan TMMD ke-104 Tahun 2019 Way Kanan

    Way Kanan, kejarfakta. com - TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-104 Kodim 0427 Way Kanan,  mampu menumbuhkan nilai nilai semangat gotong royong bagi masyarakat. 

    Komandan Kodim 0427 Way Kanan Letkol Czi Komara, Senin (04/03/20190 mengatakan, pelaksanaan pengerjaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke – 104 TA. 2019 di Kampung Simpang Tiga, kabupaten Way Kanan, memang sangat jauh lokasinya dengan kondisi medan jalan rusak parah, kalau hujan licin, tidak bisa di tempuh dengan kedaraan roda empat.

    Pembangunan Poskamlong yang juga merupakan rangkaian kegiatan TMMD ke-104 Waykanan

    Dengan adanya TMMD terlihat mampu membangkitkan kembali semangat gotong royong bagi masyarakat baik muda maupu tua masyarakat simpang tiga ikut berpartisipasi dalam pengerjaan semua kegiatan TMMD,  baik pembangunan jalan Rabat Beton, sepanjang 898 meter perehaban satu Masjid serta pembangunan enam poskamling.

    Masyarakat bersama dengan anggota Satgas TMMD bahu membahu menggenjot pengerjaan sasaran fisik dengan semangat seperti pada dalam pengerjaan rabat beton, pembangunan Poskamling dan rehab masjid.

    Rehab Masjid bersama warga, menujukan TMMD peduli terhadap kegiatan keagamaan di Desa

    Antusiasme yang ditunjukkan masyarakat tersebut dalam  pekerjaan secara gotong royong sangat tinggi dihadapkan dengan alokasi waktu pelaksanaan TMMD yang hanya 30 hari. Sehingga mau tidak mau seluruh personel Satgas TMMD bersama masyarakat bahu membahu mengerjakan sasaran-sasaran guna mencapai target yang telah ditetapkan.

    “Kebersamaan dan kekompakkan antara personel satgas TMMD dengan masyarakat menjadi pondasi awal dalam melakukan pengerjaan sasaran-sasaran fisik berupa pembangunan infrastruktur.Meskipun tergolong pekerjaan yang cukup berat namun karena dilaksanakan secara ikhlas dan bergotong-royong sehingga beban berat pekerjaan tersebut tidak nampak di raut wajah mereka. Sebelum proses pengerjaan dilaksanakan terlihat dilakukan briefing dengan memberikan instruksi apa-apa yang akan dikerjakan dan target harian yang harus dicapai,” ujarnya.

    Reporter  :  Yasir 
    Editor      :  Ahsannuri

    No comments

    Post Top Ad