• Breaking News

    Warga Pekon Gedung Surian Harapkan Bantuan Bedah Rumah tak Layak Huni

    Warga Pekon Gedung Surian Harapkan Bantuan Bedah Rumah tak Layak Huni

    Lampung Barat, Kejarfakta.com -- Pekon Gedung Surian Kecamatan Gedung Surian Kabupaten Lampung Barat (Lambar), dengan jumlah Kepala Keluarga (KK)sebanyak 800 KK serta 722 rumah tinggal, warga di pekon itu mayoriyas berprofesi sebagai petani dan buruh tani.

    Kendati demikian, dari 722 rumah yang duhuni warga 60 persen merupakan rumah tidak layak huni seperti hanya menggunakan dinding bambu dan beratapkan asbes dan berlantai tanah.
    Hal tersebut dijelaskan masyarkat setempat yang enggan disebutkan namanya 

    kepada Kejarfakta.com Sabtu (16/3/2019). Menurutnya, hampir setiap tahun warga di pekon itu mengajukan proposal baik ke Kabupaten setempat bahkan ke pemerintah Pusat guna mengharapkan kucuran dana bantuan bedah rumah namun hingga saat ini program yang diharapkan belum terealisasi. 

    Warga Pekon Gedung Surian Harapkan Bantuan Bedah Rumah tak Layak Huni

    “Setiap tahun masyarakat menajukan proposal untuk  bantuan bedah rumah tetapi, hingga saat ini warga belum juga merasakan realisasinya,” kata warga.

    Warga itu menambahkan, untuk  sementara ini warga menikmati program bedah rumah layak huni yang di anggarkan melalui Alokasi Dana Desa (ADD), sehinga disetiap tahun pekon tersebut mengadakan rehab rumah tidak layak huni melalui ADD sejak tahun 2017 dan tahun 2018 dengan dana Rp7.500.000 (tujuh Juta Limaratus ribu rupiah perumahnya.

    “Saat ini telah delapan unit rumah yang direhab dan dinikmati masyarakat melalui ADD,”  ujarnya.

    Ditambahkannya, untuk tahun 2019 ini, aparat pekon telah menganggarkan sebanyak  enam unit rumah lagi melalui anggaran yang sama.

    Warga Pekon Gedung Surian Harapkan Bantuan Bedah Rumah tak Layak Huni

    Meski begitu, jika bedah rumah taklayak huni di pekon itu harus dianggarkan melalui ADD akan mengabiskan waktu yang cukup lama, sementara diketahui Pekon Gedung Surian merupakan jantung Kecamatan dan masih banyak infrastruktur yang hingg saat ini belum terselesaikan seperti, jalan desa dan frasilitas pekon lainnya. 

    Untuk itu warga berharap, kepada pihak terkait untuk memenuhi keinginan warga tersebut melalui proposal yang selama ini telah diajukan warga. 

    Secara terpisah Peratin Gedung Surian Boimin, membenarkan hal tersebut selama ini untuk bantuan rehab rumah tak layak huni di Pekon Gedung Surian dianggarkan melalui ADD meskipun setiap tahun hanya sebagian kecil rumah warga yang dapat di rehab melalui anggaran itu.

    “Sementara ini pihak pekon menganggarkan rehab rumah melalui dana desa,” kata dia. (Red/Kejarfakta.com)

    No comments

    Post Top Ad