• Breaking News

    40 Anggota KORPRI Tanggamus yang Memasuki Masa Purna Bakti Mendapatkan Pembekalan



    KabupatenTanggamus adakan pembekalan kepada 40 anggota KORPRI Tanggamus yang memasuki masa Purna Bakti (Pensiun). Foto: Agus
    KabupatenTanggamus adakan pembekalan kepada 40 anggota KORPRI Tanggamus yang memasuki masa Purna Bakti (Pensiun). Foto: Agus
    Tanggamus, Kejarfakta.com -- Sekretariat Dewan Pengurus Korp Pegawai Republik Indonesia (KORPRI) KabupatenTanggamus adakan pembekalan kepada 40 anggota KORPRI Tanggamus yang memasuki masa Purna Bakti (Pensiun).
    Acara yang dipusatkan di ruang rapat utama (Rupatama) Sekretariat Daerah tersebut dibuka oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Tanggamus Drs. Hamid Heriansyah Lubis,M. Si. mewakili Bupati Tanggamus Hj. Dewi Handajani, Selasa (23/4/19).
    Bupati Tanggamus Hj. Dewi Handajani dalam sambutannya yang dibacakan Sekda Tanggamus Hamid H. Lubis mengatakan, bahwa PNS yang akan memasuki masa purna tugas perlu diberi pembekalan, karena banyak diantara PNS yang memasuki usia pensiun mengalami berbagai masalah antara lain kurang siap menghadapi kehidupan baru, tanpa aktifitas mengakibatkan rasa kurang percaya diri, merasa kurang dihormati dan sebagainya. Sehingga menimbulkan kegelisahan depresi dan akhirnya mengalami sakit seperti post power syndrome.
    "Saya yakin dan percaya, bapak/ibu masih banyak yang memiliki kemampuan bekerja, sehingga perlu adanya pembekalan untuk menyiapkan mental bapak/ibu sekalian. Saya pribadi dan pemerintah daerah tetap mengharapkan partisipasi bapak/ibu untuk menjadi pelaku aktif dalam kegiatan pembangunan ditengah-tengah masyarakat," ujarnya.
    Sementara, Ketua Pelaksana Kegiatan yang juga Sekretaris Dewan Pengurus KORPRI Tanggamus, Apriliani Taurusi, mengatakan tujuan pembekalan adalah untuk memberikan wawasan dan motivasi, pencernaan dan kesiapan mental spritual agar lebih siap dan semangat menjalani masa pensiun.
    "Narasumber dalam kegiatan pembekalan ini terdiri dari PT. Taspen, Perum Bulog dan Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Lampung, nantinya peserta akan diajak oleh panitia untuk melakukan observasi di BPTP," ujar Apriliani. (Agus/Red)

    No comments

    Post Top Ad