• Breaking News

    Bau Tak Sedap dari Tumpukan Sampah di Jalan Menuju Desa Jetak, Camat Kelam Permai akan Sediakan Tempat Pembuangan Sampah


    Kelam Permai, Kejarfakta.com -- Bau tidak sedap yang tercium ketika kita sedang melewati Jalan menuju Desa Jetak Kecamatan Dedai, tepatnya di Kampung Sebungkang Desa Kebong Kecamatan Kelam permai Kabupaten Sintang, Provinsi Kalimantan Barat.

    Saat team kejarfakta.com sedang melewati jalur tersebut sabtu (6/4/19) pagi, masih terlihat tumpukan sampah yang berserakan di sekitar Tempat Penyimpan Sampah (TPS) yang sudah di siapkan oleh pihak Kecamatan. Bahkan sampah sudah terlihat tak pernah diangkut ataupun dipindahkan ketempat penyimpanan akhir sampah sehingga memenuhi pinggir jalan setempat.

    Dari pantauan media kejarfata.com, keseluruhan sampah tersebut sepertinya sengaja dibuang oleh masyarakat, tapi sampah tersebut tidak pernah diangkut oleh petugas kebersihan ke tempat lain lagi, karena pada awalnya memang tempat itu sebagai Tempat Penyimpanan Sampah (TPS).
    "Akhirnya karena sudah terbiasa, membuang sampah ditempat itu,” kata salah seorang warga yang enggan ditulis namanya pada media ini.

    Camat Kelam permai, Maryadi saat dikonfirmasi kejarfakta.com mengatakan, sehubungan dengan telah ditutupnya TPS di Sebungkang oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) bidang kebersihan, masyarakat tidak diperbolehkan lagi membuang sampah dilokasi tersebut.

    Maryadi mengatakan, tempat itu sudah dilarang untuk buang sampah oleh DLH. Tapi sebaliknya, saya juga heran mengapa TPS yang sudah dibangun beberapa tahun lalu, kok ditutup oleh DLH..? walaupun kita tahu bahwa Dinas Lingkungan Hidup secara rutin dua kali dalam seminggu mengangkut sampah ke Kecamatan Kelam permai,  cuma yang diangkut hanya area jalan-jalan besar saja.


    “Mereka ngangkut yang bisa dilalui mobil pengangkut sampah. Oleh karena itu perlu dilakukan pembahasan dan duduk bersama antara kami Pemerintah Kecamatan, Pemerintah Desa, Dinas LH dan Tokoh Masyarakat Kecamatan Kelam permai, untuk mencari solusi terbaik, tapi tidak dalam waktu dekat ini, mengingat kita semua lagi konsentrasi dangan pemilu serentah tahun 2019. Kalau udah selesai pemilu Saya akan mengundang Dinas LH, Pemerintahan Desa Kebong, tokoh masyarakat yang ada dilingkungan Kecamatan Kelam permai untuk mencari solusi penanganan sampah," katanya.

    Maryadi Berharap, jika masih ada sampah dilakosi TPS yang ditutup tersebut, agar tetap diangkut oleh petugas kebersihan dengan mempergunakan mobil pengangkut dari Dinas Lingkungan Hidup dan saya mohon atas kesadaran masyarakat juga untuk tetap peduli dan menangani sampah rumah tangga masing-masing.

    Ia juga menghimbau kepada masyarakat sekitar pasar Kecamatan Kelam permai  agar jangan membuang sampah sembarangan. Simpanlah sampah pada tempatnya. Karena sampah akan diangkut langsung oleh petugas kebersihan mempergunakan mobil dan dibawa ke tempat pembuangan sampah.

    Maryadi menambahkan, pihak Desa juga sebenarnya harus memberikan himbauan agar warga tidak membuang sampah lagi di tempat yang sudah tidak di izinkan oleh DLH.

    “Kalau kita melihat kondisi ini ya memang masyarakat yang nggak pernah sadar, meskipun sudah di pasang plang larangan tidak boleh membuang sampah disitu, namun tidak di indahkan. Kita sudah beberapa kali bekerjasama dengan petugas kebersihan dari Dinas LH untuk menyingkirkan sampah yang sering menumpuk itu, namun tetap saja masih ada yang membuangnya disitu,” jelas Maryadi.  (Alex/red)

    No comments

    Post Top Ad