• Breaking News

    Dari Aksi Solidaritas Rakyat Lampung: Al Aqsa, Bebaskan! Palestina Merdeka!

    Suasana aksi massa Solidaritas Rakyat Lampung untuk Palestina, yang digelar oleh sedikitnya 26 elemen warga Lampung dimotori MRI-ACT Lampung, di Tugu Adipura (Bundaran Gajah) Enggal Bandarlampung, Jum'at (5/4/2019) petang. Foto: Muzzamil

    Bandar Lampung, Kejarfakta.com -- Ratusan massa aksi Solidaritas Rakyat Lampung untuk Palestina, gabungan 26 elemen warga Lampung, menggelar unjuk rasa peduli Palestina di Tugu Adipura (Bundaran Gajah), Enggal, Bandarlampung, Jum'at (5/4/2019) sore.

    Memulai aksi tepat usai shalat Ashar berjamaah, pukul 15.30 WIB, di Masjid At-Takwa, Jalan Kotaraja, massa aksi yang didominasi relawan, milenial, dan mahasiswa lalu long march menyusuri sepanjang Jalan Raden Intan, berakhir di tugu pusat Kota Tapis itu. Diantara kibar panji elemen dan bendera Palestina, seruan takbir yang dipimpin koordinator lapangan aksi, Nurul Hidayat, dari atas mobil komando itu, terdengar berulang kali menggema.

    Dari orasi para perwakilan elemen, terungkap aksi yang ditujukan sebagai wujud pesan solidaritas kemanusiaan atas penderitaan tak berkesudahan rakyat Palestina dibawah bombardir aneksasi militer Zionis Israel tersebut, sekaligus mengutuk kekejaman Israel terhadap rakyat Bumi Al Quds itu, dirangkai pula dengan penajam peringatan satu tahun Great Return March of Palestina, 30 Maret 2018.

    Pantauan redaksi, tampak membaur diantara massa, Kepala Cabang ACT Lampung Dian Eka Darma Wahyuni, didampingi Marketing Communication ACT Lampung Hermawan WS, Humas Masyarakat Relawan Indonesia (MRI) Lampung Ade Irawan, Koordinator Gabungan Admin Shelter Pengemudi Ojek Online Lampung (GASPOOL) Miftahul Huda, dan beberapa jurnalis tergabung Journalist For Humanity (JFH) Lampung.

    Koordinator Gaspool, Miftahul Huda, salah satu elemen aksi, memberikan keterangan pers di sela aksi Solidaritas Rakyat Lampung untuk Palestina, di Tugu Adipura (Bundaran Gajah), Enggal, Bandarlampung, Jum'at (5/4/2019). Foto: Muzzamil

    Saat ufuk lembayung perlahan menjemput, pukul 17.31 WIB, lantang terdengar puisi terkenal menggelayut, "Apakah Sampai Padamu Berita Tentang Mahanazi" karya Helvi Tiana Rosa, yang dibawakan salah seorang aktivis perempuan KAMMI. Beberapa demonstran terlihat menyeka air mata, nampak bergetar demi mendengarnya.

    Fadila (21), mahasiswi UBL, peserta aksi, mengungkapkan kebahagiaannya bisa turut serta dalam aksi peduli ini. "Alhamdulillah, bahagia. Bisa turut serta sama mereka, bisa ngerasain juga apa yang mereka (rakyat Palestina) rasain," aku hijabers relawan Rumah Zakat ini, yang didampingi puluhan rekannya, saat diwawancarai di lokasi pukul 17.52 WIB.

    Selain Gaspool, MRI, ACT Lampung, elemen tergabung lainnya yakni KNRP, Indonesia Cinta Palestina, Pusat Advokasi Hukum dan HAM (PAHAM) Indonesia, Brother Fillah, LAZDAI Lampung, Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Daerah Lampung, FKAR, Forkapmi, Rumah Zakat, dan Da'i Peduli Lampung.

    Ada pula Ukhuwah Al-Fatah Rescue, Ikatan Mahasiswa Lampung Timur (IKAM Lamtim), Inisiatif Zakat Indonesia (IZI), Al-Quds Volunteer International, Sister Fillah, 1 Day Juz, Daarut Tauhid (DT) Peduli, Mahasiswa Pecinta Islam Lampung, Persaudaraan Muslimah (Salimah), Indonesian Islamic Business Forum (IIBF), Alumni 212 Lampung, Komunitas Peduli Gangguan Jiwa Lampung, dan Sahabat Masjid (SAMA) Lampung.

    Tepat pukul 17.55 WIB, massa aksi yang dikawal penuh petugas Satlantas Polresta Bandarlampung itu dengan tertib membubarkan diri. Aksi diwarnai penggalangan donasi kemanusiaan bertajuk "Donasi Terbaik" bagi rakyat Palestina. [red/Muzzamil]

    No comments

    Post Top Ad