• Breaking News

    Diduga Melakukan Penyalahgunaan Dana BOS Kepsek dan Bendahara SDN 1 Panaragan Di Panggil oleh Kadisdik Tubaba

    Saat Pihak LSM FKPK Berada di Ruangan Kadisdik Tubaba Amrullah

    Tulang Bawang Barat, Kejarfakta.com -- Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba), Amrullah siap berikan sangsi tegas terhadap Kepala Sekolah yang melakukan penyalahgunaan dana Biaya Operasional Sekolah (BOS), tidak terjecuali Kepala SDN1 Panaragan yang akhir-akhir ini banyak diberitakan di berbagai media Massa.

    Hal itu ditanggapinya dengan serius,  saat pihak Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Forum Komunikasi Pemberantas Korupsi  (FKPK), bersama tim Kejarfakta.com, mengkonfirmasi soal banyaknya dugaan penyalahgunaan dana BOS disejumlah sekolah salah satunya dugaan yang dilakukan Kepsek SDN1 Panaragan Kecamatan Tulang Bawang Tengah (TBT) Rabu (10/4/19). 

    “Kami akan menindaklanjuti dan akan memanggil Kepala Sekolah dan bendaharanya serta dewan gurunya, jika memang kejadian itu benar,maka kami akan memberikan sangsi sesuai dengan surat edaran Dirjen Pendidikan Dasar Dan Menengah,Kemendikbut RI nomor 0993/D/PR/2019, tentang kualitas data pokok pendidikan dasar dan menengah,” kata Kadis.

    Saat Pihak LSM FKPK Berada di Ruangan Kadisdik Tubaba Amrullah

    Menurut Amrullah, apabila ditemukan oknum Kepala SD dan SMP, baik Negri maupun swasta yang ada di Tubaba, dalam perealisasian dana BOS, terdapat pelanggaran yang merugikan Negara, pihaknya akan memberikan sangsi tegas.

    Terkait dengan hal itu, Kadisdik juga telah menanggapi dan langsung  permasalahan yang ditemukan di SDN1 Panaragan dan memerintahkan Korwasnya Harno, untuk memanggil Kepsek, bendahara dan dewan guru SDN 1 Panaragan untuk menghadap, kendati hanya Kepsek dan dan bendahara sekolah saja yang memenuhi panggilan tersebut.

    Mendengar kesigapan Kadis dalam menanggapi dan menyikapi laporan dan berita sebelumnya, tentang keluhan dan masalah dana BOS ini, para dewan guru merasa senang dan para dewan guru SDN1 Panaragan sangat berharap masalah ini dapat segera di tindak lanjuti.

    Sebab, para guru telah merasa tidak tahan dengan sikap kepsek, yang dianggap tidak pas dalam menjalankan tugas dan kewajibannya, serta menggunakan dana BOS tidak sesuai dari jumlah murid yang ada. 

    Reporter    :  A.Terpilih.
    Redaktur    :   Ahsannuri.

    No comments

    Post Top Ad