• Breaking News

    Kadisdik Tubaba Akan Tindaklanjuti Permasalahan Kepsek SDN1 Panaragan


    Kadisdik Tubaba Akan Tindaklanjuti Permasalahan Kepsek SDN1 Panaragan

    Tulang Bawang Barat, KejarFakta.com -- Bendahara SDN 1 Panaragan  Kecamatan Tulang Bawang Tengah Kabupaten Tulang Bwang Barat (Tubaba) Eliya mengatakan, setelah pihak Dinas Pendidikan (Disdik) Tubaba memaggil Erida Kepala SD tersebut terkait dugaan penyalah gunaan dana BOS, pihak 

    Disdik akan menindak lanjuti permasalahan itu.
    Hal tersebut dijelaskannya, ketika dikonfirmasi kejarfakta via ponselnya Jum’at (14/4/19), “kata Kadis masalah ini akan di tindaklanjuti ,” ujar bendahara melalui pesan singkat

    Dipanggilnya Kepsek bersama bendahara SDN 1 Panaragan tersebut, menunjukkan keseriusan pihak Disdik dalam menindak lanjuti dugaan ketidak profesionalan Erida selaku Kepala SDN1 Panaragan.

    Ditegaskan Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Amrulloh, pihaknya tidak akan main-main jika ditemukan kinerja kepsek yang tidak profesional dan melakukan penyelewengan dana seperti, pengelolaan dana BOS.

    “Akan saya tindak tegas jika benar ter jadi penyelewangan dana BOS,  baik SD SMP suwasta mau pun negri,” kata Amrullah.

    Dengan dipanggilnya Keala SDN1 Panaragan tersebut para dewan guru sangat berharap masalah tersebut dapat tuntas karna sebelumnya,  para dewan guru telah jenuh dan tak nyaman atas kepemimpinan Kepsek Erida tersebut.

    Bahkan dewan guru akan mengajukan pindah sekolah jika, Kepsek tidak dipindahkan demikian juga halnya dengan para wali murid yang akan memindahkan anaknya dari sekolah itu jika kepsek tidak diganti.

    Para dewan guru dan walimurid berharap pihak Dewan Perwakilan Rakyat (DPRD, yang membidangi pengawasan pendidikan serta pihak  Inspektorat Tubaba untuk dapat menyelesai kan masalah dana BOS dalam jumlah murid 204 siswa di kalikan Rp800 ribu, dan Rp163.200.000 (seratus enam puluh tiga juta dua ratus ribu), dan  setahun empat  kali pencairan dalam sekali  pencairan sebesar Rp 40.800.000 (Empat puluh juta delapan ratus ribu) sedangkan pengakuan kepsek pertermen hanya cair Rp29 juta dan yang diterima oleh bendahara hanya RP 15 Juta saja.

    Reporter  :   A.Terpilih.
    Editor      :   Ahsannuri

    No comments

    Post Top Ad