• Breaking News

    Murid Pukul Kepala Guru Honorer Pakai Besi Hingga Robek


    Oku Selatan, Kejarfakta.com -- Naas yang dialami guru honorer Efrizal (24) guru olahraga di salah satu sekolah swasta menengah atas di kota Muaradua, Kabupaten OKU Selatan, yang beralamat di kampung tanding Kecamatan Muaradua.

    Oknum guru honorer tersebut mengalami pemukulan yang dilakukan beberapa siswa dan mantan siswa di sekolah tersebut. Kejadian itu berlangsung usai jam selesai sekolah sekitar pukul 17.30 WIB, di depan gerbang sekolahan, Rabu (10/4/19).

    Kronologis kejadian itu bermula dari salah satu mantan siswa sekolah tersebut AN (18), berkunjung ke sekolah masuk ke area sekolahan, melihat AN masuk dalam lingkungan sekolah oknum guru olahraga itu menegur AN agar tidak masuk ke dalam lingkungan sekolah karena masih jam belajar sekolah.

    Tak senang dirinya di tegur oleh oknum guru AN mengadu kepada teman-temannya JM (17) yang berstatus masih pelajar kelas XI, mereka menunggu di depan gerbang sekolahan. Ketika Afrizal (24) keluar dari gerbang sekolahan langsung di hadang dan terjadilah pemukulan terhadap oknum guru honorer mengakibatkan luka di kepala yang dilakukan anak muridnya sendiri JM (17).

    Tak sampai di situ AN sampai mengeluarkan sebilah pisau dari pinggangnya dan seketika itu Afrizal guru honorer langsung memegang tangan AN hingga pisau tersebut terjatuh kejadian itu disaksikan oleh para siswa yang hendak pulang sekolah.

    Saat diwawancarai media Kejarfakta, Kepala sekolah Muhammadiyah, membenarkan telah terjadi pemukulan terhadap oknum guru honorer bernama Efrizal yang dilakukan oleh siswa dan mantan siswa hingga mengeluarkan sebilah pisau yang mengakibatkan luka robek di kepala guru tersebut.

    “Kejadian itu di depan gerbang sekolahan, pihak sekolah telah menyerahkan sepenuhnya kepada pihak kepolisian. Sesuai hukum yang berlaku kami menunggu hasil dari kepolisian. Dan saat ini oknum guru sudah membaik kondisinya dan telah divisum Saksi dari sekolah sendiri yang terberat bisa kami keluarkan dari sekolah,” ucap Marwan, Kepala Sekolah.

    Saat ditemui di ruang kerjanya Kasat Reskrim AKP Khamrawi. HB., SIK., mengatakan, kami telah menerima laporan atas tindak penganiayaan yang terjadi di salah satu sekolahan swasta, segera kami tindak lanjuti sesuai prosedur.

    “Saat ini lagi meminta keterangan saksi-saksi saat di lokasi kejadian dan nama- nama telah kami kantongi. Tersangka pun di bawah umur, jadi untuk hukuman atau pasal yang dijerat kami belum bisa memastikan kita tunggu penyidikan terlebih dahulu,” ucap Kasat Reskrim. (Imroni/red)

    No comments

    Post Top Ad