• Breaking News

    Tidak Akui Kesalahan, Kepsek SDN1 Panaragan Paksa Dewan Guru dan Komite Tandatangani Surat Pernyataan

    Kepsek SDN 1 Panaragan Erida

    Tulang Bawang Barat, Kejarfakta.com -- Kepala SDN 1 Panaragan Kecamatan Tulang Bawang Tengah Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba) Erida dengan dewan guru kembali terpecah keributan tersebut dipicu oleh prilaku Kepala Sekolah (Kepsek), yang memaksa dewan guru dan komite sekolah untuk menandatangani surat pernyataan yang dibuat oleh kepsek itu sendiri Selasa (16/4/19).

    Surat pernyataan yang dibuat oleh kepsek tersebut berisi pengakuan dari para dewan guru dan komite, yang menjelaskan tidak terjadi permasalahan apapun disekolah itu seperti yang telah di beritakan di beberapa media massa tentang ketidak harmonisan antara dewan guru dan kepsek. 

    Dalam surat pernyataan tersebut dijelaskan juga bahwa pengguna dana BOS, telah terealisadi sesuai aturan dan para dewan guru diharuskan mencabut laporan di Unit Pelaksana Tekhnis Dinas (UPTD).

    Dan ironisnya, isi pernyataan tersebut tidak sesuai dengan fakta yang terjadi disekolah itu selama ini sebab, terjadinya ketidak harmonisan antara dewan guru dan kepsek itu dipicu oleh kinerja kepsek yang tidak sesuai peraturan salah satunya tentang realisai dana BOS di sekolah tersebut.

    Hal tersebut itu diakui Komite sekolah Tamrin kepada Kejarfakta Kamis (18/5/15). Menurut Tamrin ketika dewan guru dan ketua komitenya menolak menandatangani surat itu, kepsekpun emosi dan memukul meja bahkan mengeluarkan kata-kata yang tidak pantas.

    Lebih lanjut Ketua Komite, Tamrin mengatakan pihaknya sangat berharap  kepada Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Tubaba dan instansi terkait, untuk secepatnya menindak lanjuti permasalahan tersebut. 

    “Sebab apabila masalah ini tidak segera di tindak lanjuti, maka Reputasi SDN 1 Panaragan ini akan hancur, karena gejolak yang terjadi antara kepsek dan para dewan guru ini, sangat tidak pantas jika di biar-biarkan, dan prilaku kepsek itu telah semakin sewenang-wenang  ini sudah lama sekali belum ada penyelesaiannya. Serta masalah Dana BOS yang kurang jelas penggunaannya ini,” jelas Tamrin. 

    Reporter : A.Terpilih
    Penulis   :  Ahsannuri

    No comments

    Post Top Ad