Rudi Hartono Bangun Nilai Gotong Royong Bagian penting dari Pengamalan Pancasila

Langkat, KejarFakta.com - Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan dengan tema “Gotong Royong di Era Modern” digelar di Gedung Sobat Bagoes, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, pada 9 Desember 2025.
Kegiatan ini bertujuan memperkuat pemahaman masyarakat terhadap nilai-nilai kebangsaan yang relevan dengan tantangan kehidupan modern.
Acara tersebut dihadiri oleh berbagai elemen masyarakat, mulai dari tokoh masyarakat, pemuda, hingga perwakilan organisasi sosial. Peserta tampak antusias mengikuti rangkaian kegiatan yang dikemas secara interaktif dan kontekstual dengan realitas kehidupan saat ini.
Dalam sosialisasi ini, nilai gotong royong ditegaskan sebagai bagian penting dari pengamalan Pancasila, khususnya sila ketiga dan kelima. Gotong royong dipandang tidak hanya sebagai warisan budaya, tetapi juga sebagai kekuatan bangsa dalam menghadapi perubahan sosial, ekonomi, dan teknologi.
Pemateri menjelaskan bahwa di era modern, gotong royong tidak lagi terbatas pada kerja fisik, melainkan dapat diwujudkan melalui kolaborasi digital, kepedulian sosial, serta partisipasi aktif dalam pembangunan masyarakat. Media sosial dan teknologi informasi disebut sebagai sarana baru untuk memperkuat semangat kebersamaan.
Selain Pancasila, sosialisasi ini juga menekankan keterkaitan gotong royong dengan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945. Nilai kebersamaan dinilai sejalan dengan prinsip keadilan sosial dan tanggung jawab warga negara dalam menjaga persatuan dan kesejahteraan bersama.
Dalam konteks Negara Kesatuan Republik Indonesia, gotong royong dipandang sebagai perekat persatuan di tengah keberagaman suku, agama, dan budaya. Semangat saling membantu dinilai mampu mencegah konflik sosial dan memperkuat solidaritas nasional.
Sementara itu, nilai Bhinneka Tunggal Ika turut disoroti sebagai landasan toleransi dan saling menghormati. Gotong royong diharapkan menjadi praktik nyata dalam merawat keberagaman serta membangun sikap inklusif di tengah masyarakat yang majemuk.
Melalui kegiatan ini, peserta diharapkan mampu menerapkan nilai gotong royong dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan keluarga, masyarakat, maupun ruang digital. Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat karakter kebangsaan yang adaptif dan berdaya saing di era modern.