Survei Indekstat: Elektabilitas Prabowo Ditempel Dedi Mulyadi dan Anies Baswedan

KEJARFAKTA.COM - Lembaga Indekstat Research & Data Science merilis survei nasional terbaru bertajuk “Peta Elektoral Januari 2026” yang memotret tingkat elektabilitas pasangan calon, partai politik, hingga tokoh potensial menuju Pemilu 2029.
Head of Politic Indekstat Konsultan Indonesia, Saiful Muhjab, mengungkapkan bahwa jika pemilu digelar hari ini, pasangan Prabowo Subianto–Gibran Rakabuming Raka masih unggul jauh dibandingkan pesaingnya.
“Jika pemilu diadakan hari ini, pasangan Prabowo-Gibran tetap akan menggungguli pesaing lainnya,” ujar Saiful.
Dalam temuan survei tersebut, Prabowo-Gibran meraih elektabilitas 67,4 persen.
Sementara pasangan Anies Baswedan–Muhaimin Iskandar memperoleh 12,1 persen, dan Ganjar Pranowo–Mahfud MD sebesar 5,1 persen.
Selain elektabilitas, survei juga mengukur tingkat kepuasan publik terhadap kepemimpinan Presiden Prabowo dan Wakil Presiden Gibran.
Hasilnya, tingkat kepuasan publik tercatat cukup tinggi, yakni mencapai 79,2 persen.
Tak hanya itu, persepsi positif terhadap kinerja pemerintah pusat bahkan menyentuh angka 85,8 persen.
Sementara tingkat optimisme masyarakat terhadap masa depan Indonesia tercatat sebesar 82,6 persen, yang meyakini arah pembangunan nasional akan semakin baik ke depan.
Pada level partai politik, Gerindra memimpin dengan elektabilitas tertutup sebesar 37,0 persen.
Posisi berikutnya ditempati PDIP dengan 7,9 persen, PKB 7,7 persen, Demokrat 6,9 persen, Golkar 5,8 persen, PKS 5,3 persen, dan PAN 3,9 persen.
Saiful menjelaskan bahwa tingkat loyalitas pemilih juga menjadi indikator penting dalam membaca kekuatan partai. Kelompok pemilih paling loyal tercatat berada pada pendukung PKS (78,5 persen), PDI Perjuangan (77,4 persen), Golkar (74,1 persen), Gerindra (72,3 persen), dan Nasdem (72,2 persen).
Survei Indekstat juga memotret bursa calon presiden untuk Pemilu 2029.
Dalam simulasi elektabilitas tertutup, Prabowo Subianto masih mendominasi dengan 48,9 persen.
Di posisi kedua muncul nama Dedi Mulyadi dengan 16,9 persen, disusul Anies Baswedan sebesar 10,1 persen.
Menurut Saiful, peta dukungan capres 2029 saat ini masih terkonsentrasi pada tiga figur utama dengan basis dukungan wilayah yang berbeda-beda dan kontras. (tribun timur)
