Update
DomaiNesia

Viral Isu Jenderal Israel Ancam Indonesia, Ini Kata Netizen +62

KEJARFAKTA.COM - Perang antara Amerika Serikat - Israel melawan Iran masih memanas.

Muncul inisiatif dari Presiden Prabowo Subianto untuk menjadi juru damai Iran dengan Amerika Serikat - Israel.

Presiden Prabowo bahkan siap untuk pergi ke Teheran, Iran untuk menjadi mediator dengan membuka ruang dialog untuk dua kubu tersebut.

Di saat Presiden Republik Indonesia menawarkan diri untuk menjadi mediator, muncul berita pernyataan Jenderal Israel.

Jenderal itu adalah Mayor Jenderal Jacoob Ariel Ashaabi yang merupakan Komandan Batalyon Infiltrasi Israel.

Dia memperingatkan agar Indonesia tidak perlu ikut campur jika tak ingin diserang.

Mereka mengklaim tahu kelemahan Indonesia dan akan dengan mudah menyerang Tanah Air ini.

"Indonesia jangan ikut campir! Orang kami ada di sekitarmu! Kami tahu kelemahan kalian. Jangan sampai kami hentikan jantung ibu kota Anda!" ucap jenderal itu.

Terdengar seperti ancaman yang mengerikan, namun siapa sangka warga +62 justru menanggapinya dengan kocak.

Bukannya takut, mereka justru menjadikan itu lelucon dengan fakta-fakta yang ada di Indonesia.

Misalnya ada yang menanggapi dengan kekhasan Indonesia yang masih percaya mistis seperti santet.

"Banyuwangi udah update santetnya bisa roaming," komentar netizen.

Ada yang menyinggung tentang bea cukai di Indonesia yang suka menahan barang hingga biayanya mahal.

"Tenang, rudal israel bakal ditahan bea cukai sebelum masuk ke Indonesia," celetuk netizen.

Netizen lain bahkan membiarkan rudal menyerang asalkan di DPR karena sudah muak melihat kelakuan anggota dewan di Tanah Air.

"Langsung gedung DPR aja bisa kang," komentar lainnya.

Cek Fakta

Penelusuran kami menunjukkan bahwa nama pejabat militer Israel yang disebut dalam konten tersebut, yakni Jacoob Ariel Ashaabi, tidak ditemukan dalam struktur Pasukan Pertahanan Israel atau Israel Defense Forces (IDF). Tidak ada pula catatan mengenai sosok dengan nama tersebut dalam daftar pejabat militer Israel.

Hasil pencarian Google Reverse Image terhadap foto yang diklaim sebagai jenderal Israel bernama Jacoob Ariel Ashaabi.

Foto yang digunakan dalam video juga tidak sesuai dengan identitas yang diklaim. Ketika gambar tersebut ditelusuri menggunakan fitur Google Reverse Image, hasilnya menunjukkan bahwa sosok dalam foto adalah Letnan Jenderal Aviv Kohavi. 

Berdasarkan sejumlah pemberitaan media internasional dan media arus utama Israel, Kohavi merupakan Kepala Staf Umum IDF periode 2019 hingga 2023.

Foto itu sendiri diambil pada November 2021 ketika Kohavi menghadiri upacara penyalaan lilin Hanukkah bersama para tentara Israel di Yerusalem. Artinya, gambar tersebut diambil dari konteks yang sama sekali tidak berkaitan dengan narasi ancaman terhadap Indonesia.

Selain itu, konten tersebut juga menyebut adanya unit militer bernama "Batalyon Infiltrasi Serangan Senyap Global." Setelah ditelusuri melalui situs resmi IDF yang memuat struktur unit militer Israel, tidak ditemukan satuan dengan nama tersebut.

Klaim tersebut menyebut sumber informasi berasal dari kantor berita bernama "Yerusalem Straight." Namun, penelusuran Tim DW tidak menemukan adanya lembaga media dengan nama tersebut dalam daftar kantor berita internasional maupun media yang berbasis di Israel.

Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image