Warga Dusun Pantai Gadung Geruduk Kantor Desa Bukit Mas, Soroti Sikap Kades dan Istri yang Dinilai Tidak Berempati
Langkat, KejarFakta.com — Kekecewaan warga Dusun Pantai Gadung memuncak. Sejumlah warga menggelar aksi penyampaian aspirasi dengan mendatangi Kantor Desa Bukit Mas, Kecamatan Besitang, Kabupaten Langkat, Provinsi Sumatera Utara. Selasa (30/12).
Aksi tersebut merupakan bentuk protes terbuka terhadap sikap Kepala Desa Bukit Mas, Wahid, yang dinilai abai terhadap penderitaan warganya pasca bencana banjir.
Dalam aksi tersebut, warga secara tegas menyampaikan dua tuntutan utama. Pertama, warga mengecam sikap istri Kepala Desa Bukit Mas yang dinilai tidak menjaga etika dalam bertutur kata kepada warga Dusun Pantai Gadung. Ucapan yang disampaikan dianggap tidak pantas, menyakitkan, serta menunjukkan minimnya empati terhadap warga yang tengah mengalami musibah.
Warga menilai perilaku tersebut mencederai rasa keadilan dan martabat masyarakat.Kedua, warga mengkritik keras Kepala Desa Wahid yang disebut tidak pernah turun langsung ke Dusun Pantai Gadung untuk meninjau kondisi warga korban banjir.
Hingga saat ini, warga mengaku tidak pernah melihat kehadiran kepala desa di lokasi terdampak, baik untuk memastikan keselamatan warga, mendata kerugian, maupun memberikan dukungan moril.
“Ketika banjir melanda, kami dibiarkan berjuang sendiri. Tidak ada pemantauan, tidak ada perhatian. Ini bentuk kegagalan kepemimpinan di tingkat desa,” tegas salah seorang warga dalam orasinya.
Warga menilai sikap tersebut bertentangan dengan tugas dan tanggung jawab kepala desa sebagai pelayan masyarakat, terlebih dalam kondisi darurat bencana. Mereka menuntut adanya klarifikasi terbuka, permintaan maaf secara resmi, serta evaluasi menyeluruh terhadap kinerja Kepala Desa Bukit Mas.
Aksi ini menjadi peringatan keras bahwa masyarakat Dusun Pantai Gadung tidak ingin lagi diperlakukan secara arogan dan diabaikan.
Warga menegaskan akan terus menyuarakan aspirasi mereka hingga pemerintah desa menunjukkan perubahan sikap dan tanggung jawab nyata kepada rakyat.
