Update
bsi

Rudal Iran Hantam Pusat Gas Terbesar Dunia di Qatar, Dunia Terancam Krisis Gas?

KEJARFAKTA.COM - Rabu malam (18/3), Iran melancarkan serangan balasan yang menargetkan Ras Laffan, pusat gas alam cair (LNG) terbesar di dunia yang terletak di Qatar.

Seorang jurnalis AFP menyaksikan kobaran api besar yang menerangi langit malam, terlihat dari jarak sekitar 30 kilometer.

Serangan ini merupakan aksi balasan Teheran terhadap infrastruktur energi negara-negara Teluk, menyusul serangan sebelumnya oleh Amerika Serikat dan Israel terhadap fasilitas minyak dan gas Iran.

Insiden ini terjadi saat Arab Saudi menjadi tuan rumah pertemuan para menteri luar negeri dunia Arab dan Islam di Riyadh untuk membahas dampak perang di Timur Tengah.

QatarEnergy menyatakan bahwa tim darurat segera dikerahkan untuk mengendalikan kebakaran di fasilitas Ras Laffan yang terkena serangan rudal.

Sementara itu, Kementerian Luar Negeri Qatar mengecam keras serangan ini, menilai tindakan Iran sebagai ancaman langsung terhadap keamanan nasional.

Sebagai respons, Qatar memerintahkan atase militer dan staf keamanan Iran beserta diplomatnya untuk meninggalkan negara tersebut dalam waktu 24 jam.

Kementerian Pertahanan Qatar menyebutkan bahwa sistem pertahanan udara mereka berhasil mencegat dua rudal balistik yang ditembakkan Iran ke Ras Laffan, dan tidak ada korban jiwa dalam insiden ini.

Beruntung, kebakaran di fasilitas tersebut kini telah berhasil dikendalikan.

Insiden ini terjadi hanya beberapa jam setelah serangan gabungan AS-Israel menargetkan fasilitas di sisi lain cadangan gas South Pars, salah satu cadangan gas terbesar dunia yang dimiliki bersama oleh Iran dan Qatar.

Presiden Iran, Masoud Pezeshkian, memperingatkan konsekuensi yang tak terkendali akibat serangan terhadap infrastruktur energi.

Garda Revolusi Iran menegaskan akan melakukan serangan lebih lanjut jika sektor energi negara-negara Teluk menjadi target, bersumpah memberikan respons yang lebih keras hingga benar-benar menghancurkan sasaran.

Insiden ini menandai eskalasi signifikan dalam ketegangan regional di Teluk, dengan energi sebagai titik krusial konflik yang dapat berdampak luas bagi pasar global dan keamanan regional.

Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image